Sejarah Desa
Menurut sumber yang di dapat, yang babad pertama kali dan sebagai cikal bakal desa Sidowayah adalah orang dari Jawa tengah, namun tidak diketahui dengan jelas siapa nama pendatang yang babad tersebut. ( EYANG DJOYO DWIPHO )
Konon pendatang dari Jawa Tengah tersebut dating dan langsung babad hutan, mereka menemui banyak pohon-pohon besar seperti pohon beringin, dan pohon tersebut namanya adalah pohon Sidowayah.
Oleh karena itu setelah daerah itu terbuka untuk menjadi pemukiman, oleh para pendatang tersebut di berinama dengan Sidowayah, yaitu mengambil dari nama pohon besar yang banyak tumbuh di daerah tersebut. Dan dalam perkembangan jaman nama itu terus di pakai menjadi nama desa Sidowayah sampai sekarang.
Desa Sidowayah Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan ini terdiri dari 5 dukuh/Dusun, yaitu:
- DUSUN WIDE I
- DUSUN WIDE II
- DUSUN SETUGU
- DUSUN SIMATAN
- DUSUN NGANCAR
Menurut masyarakat sekitar ada cerita yang berkaitan dengan 5 nama dusun tersebut :
- Dusun Wide I dan Dusun Wide II
Dusun wide dahulunya bernama dusun Krajan, Sedang nama Wide ini di ambil dari tanaman yang dulu banyak di tanam oleh penduduk daerah setempat, tanaman itu adalah uwi (Ubi), dan hasil tanamanya uwi (ubi) nya besar besar (Bahasa Jawanya. Gedhe-gedhe). UWIne geDHE-gedhe Sehingga Dusun Tersebut dinamakan WIDE
- Setugu
Nama setugu karena di daerah tersebut di dahulu temukan sebuah batu seperti tugu, maka daerah tersebut di namakan Setugu.
- Simatan
Ditempat ini ada tempat angker yang namanya Thong Gong (tempat penyimpanan alat music Gong ), konon alat musik gong ini milik makhluk halus sebangsa Jin dan sering disewakan kepada penduduk sekitar. Kalau sedang tidak di sewakan dia gong tersebut akan berubah menjadi batu, dan tempat penyimpanannya di namakan thong gong, dan dikarenakan sering di adakan selamatan di thong gong ini maka penduduk sekitar menamakan daerah tersebut SIMATAN
- Ngancar
Dinamakan Ngancar dikarenakan walaupun tempatnya jauh dan sulit serta terpencil dari dusun krajan yang namanya berubah menjadi wide namun komunikasinya tetap lancar, maka daerah tersebut di namakan NGANCAR